KERJA PRAKTEK IF
PERANCANGAN ANIMASI 3D SEBAGAI MEDIA PENDAMPING KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT WANITA TENAGA SISA DI RW 02 JAMARAS KOTA BANDUNG
ABSTRAK
Permasalahan pengelolaan sampah, khususnya pada tahap pemilahan, masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Jamaras, Jatihandap, tempat KSM Watesa beroperasi. Minimnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sering kali disebabkan oleh media edukasi yang kurang menarik dan tidak sesuai dengan karakter target audiens. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pendamping berbentuk animasi 3D yang informatif sebagai upaya mendukung program pemilahan sampah oleh KSM Watesa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pihak KSM Watesa dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media edukasi berbasis animasi 3D memiliki potensi besar dalam menyampaikan pesan kampanye sosial secara efektif karena dapat memvisualisasikan proses pemilahan secara jelas dan komunikatif. Perancangan animasi dilakukan dengan pendekatan desain komunikasi visual, memperhatikan prinsip dasar animasi, gaya visual yang sesuai dengan karakteristik audiens, serta penyampaian pesan yang sederhana namun bermakna.
Kata Kunci: Animasi 3D, Kampanye Sosial, Pemilahan Sampah, Desain Komunikasi Visual, KSM Watesa
ABSTRACT
Waste management, particularly at the sorting stage, remains a challenge in various regions, including Jamaras, Jatihandap, where KSM Watesa operates. The lack of public awareness regarding waste sorting is often caused by educational media that is unattractive and inappropriate for the target audience. This study aims to design a social campaign media in the form of informative, educational, and visually appealing 3D animations to support KSM Watesa's waste sorting program.
The research used a qualitative method with a case study approach. Data collection was conducted through field observations and in-depth interviews with KSM Watesa and the surrounding community. The results indicate that 3D animation-based educational media has great potential to effectively convey social campaign messages because it can visualize the sorting process clearly and communicatively. The animation was implemented using a visual communication design approach, taking into account basic animation principles, a visual style appropriate to the audience's characteristics, and a simple yet meaningful message delivery.
Keywords: 3D Animation, Social Campaign, Waste Sorting, Visual Communication Design, KSM Watesa
| S260331007 | 607.2 GHI p | Perpustakaan STMIK AMIKBANDUNG | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain