Text
PERANCANGAN ANIMASI 3D SEBAGAI MEDIA PROMOSI SENTRA SEPATU CIBADUYUT
ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk merancang animasi 3D sebagai media promosi yang efektif untuk Sentra Sepatu Cibaduyut, guna mengatasi keterbatasan strategi promosi konvensional dan meningkatkan daya saing produk di pasar lokal maupun internasional. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), pelaku UMKM, pengrajin sepatu kulit, dan konsumen, serta observasi langsung dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Directed Qualitative Content Analysis (DQCA). Hasil penelitian menunjukkan penurunan jumlah pengrajin aktif di Cibaduyut, ketergantungan pada bahan baku dari luar daerah, dan minimnya pemanfaatan media digital oleh sebagian besar pelaku UMKM. Konsumen mengharapkan promosi yang menarik dan menonjolkan kualitas serta ciri khas produk Cibaduyut. Berdasarkan temuan ini, dirancanglah video animasi 3D dengan konsep semi-realist, palet warna elegan (hitam dan emas), dan tipografi Montserrat, yang menampilkan Gedung Sate sebagai identitas Bandung, proses produksi, detail bahan kulit, dan diakhiri dengan Tugu Sepatu Cibaduyut. Animasi ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk memperkuat branding digital, memperluas jangkauan pasar, dan mengembalikan kejayaan Sentra Sepatu Cibaduyut sebagai Kampung Wisata Kreatif.
Kata Kunci: Animasi 3D, Promosi, Sepatu Kulit, Cibaduyut, UMKM, Branding Digital
ABSTRACT
This research aims to design 3D animation as an effective promotional medium for the Cibaduyut Shoe Center, to overcome the limitations of conventional promotion strategies and enhance product competitiveness in both local and international markets. A qualitative approach was employed, with data collection methods including in-depth interviews with the Department of Trade and Industry (Disdagin), MSME actors, leather shoe craftsmen, and consumers, as well as direct observation and documentation. Data analysis was conducted using the Directed Qualitative Content Analysis (DQCA) method. The findings indicate a significant decrease in the number of active craftsmen in Cibaduyut, reliance on raw materials from outside the region, and minimal utilization of digital media by most MSME actors. Consumers expect engaging promotions that highlight the quality and unique characteristics of Cibaduyut products. Based on these findings, a 3D animation video was designed with a semi-realistic concept, an elegant color palette (black and gold), and Montserrat typography, featuring Gedung Sate as Bandung's identity, the production process, leather material details, and concluding with the Cibaduyut Shoe Monument. This animation is expected to be a strategic solution to strengthen digital branding, expand market reach, and restore the glory of the Cibaduyut Shoe Center as a Creative Tourism Village.
Keywords: 3D Animation, Promotion, Leather Shoes, Cibaduyut, MSMEs, Digital Branding
| S251003005 | 607.2 IBR p | Perpustakaan STMIK AMIKBANDUNG | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain