SKRIPSI SI
IMPLEMENTASI MOBILE POINT OF SALE (POS) UNTUK MULTI UMKM
ABSTRAK
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan transaksi penjualan, pencatatan stok barang, dan pembuatan laporan keuangan secara cepat dan akurat. Sebagian besar proses tersebut dilakukan secara manual, sehingga rawan terjadi kesalahan pencatatan, keterlambatan informasi, dan hambatan dalam pengambilan keputusan strategis. Permasalahan ini dapat mengurangi efisiensi operasional dan menghambat pertumbuhan usaha. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem Point of Sale (POS) yang mampu mengotomatisasi proses transaksi, pencatatan, dan pelaporan untuk mendukung kinerja UMKM.
Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi, serta pengujian fungsional dan penerimaan pengguna. Metode pengujian fungsional dilakukan menggunakan Black Box Testing untuk memverifikasi bahwa setiap fitur berjalan sesuai spesifikasi. Sedangkan pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Test) dilakukan untuk menilai tingkat kepuasan dan kemudahan penggunaan sistem oleh pelaku UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem POS yang dikembangkan mampu menyediakan fitur pengelolaan produk, transaksi penjualan, pencetakan struk, pelaporan penjualan, pengelolaan stok barang secara otomatis, pengelolaan multi outlet, pemindaian barcode produk menggunakan kamera, serta pencatatan transaksi tunai dan non-tunai melalui QRIS. Berdasarkan hasil Black Box Testing, seluruh fitur utama berjalan sesuai harapan. Sementara itu, hasil User Acceptance Test yang melibatkan lima mitra UMKM—AzkaDinaya, KebabJohn, DenBagus, RofiqCell, dan UB Baleendah—menunjukkan tingkat kepuasan rata-rata sebesar 92,0%, yang tergolong dalam kategori Sangat Baik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem POS berbasis mobile yang dikembangkan berhasil menjawab kebutuhan utama UMKM, memberikan peningkatan efisiensi operasional, mempercepat proses transaksi, meminimalkan kesalahan pencatatan, dan mempermudah pemantauan laporan penjualan secara real-time. Sistem ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas layanan, memperluas pasar, dan mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Kata Kunci : Point of Sale, UMKM, Aplikasi Mobile, Barcode, Multi Outlet, Transaksi Penjualan, Stok Barang, QRIS.
ABSTRACT
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia's economy, yet many business owners still face difficulties in managing sales transactions, recording inventory, and generating financial reports quickly and accurately. Most of these processes are still carried out manually, which often leads to recording errors, delayed information, and obstacles in making strategic decisions. These problems reduce operational efficiency and hinder business growth. Therefore, a Point of Sale (POS) system is needed to automate transaction processing, recording, and reporting to support MSME performance.
This research applied a system development methodology consisting of requirements analysis, system design using Unified Modeling Language (UML), implementation, and functional as well as user acceptance testing. Functional testing was conducted using the Black Box Testing method to verify that each feature works according to specifications, while User Acceptance Testing (UAT) was performed to assess user satisfaction and ease of use of the system by MSME operators.
The results show that the developed POS system provides features for product management, sales transactions, receipt printing, sales reporting, automatic inventory management, multi-outlet management, product barcode scanning via camera, and recording both cash and non-cash transactions via QRIS. Based on Black Box Testing, all main features operated as expected. Meanwhile, User Acceptance Testing involving five MSME partners—AzkaDinaya, KebabJohn, DenBagus, RofiqCell, and UB Baleendah—showed an average satisfaction rate of 92.0%, classified as Very Good.
In conclusion, the mobile-based POS system developed in this research successfully addresses the main needs of MSMEs, improves operational efficiency, accelerates transaction processes, minimizes recording errors, and facilitates real-time sales report monitoring. This system is expected to help MSMEs improve service quality, expand market reach, and support sustainable business growth.
Keywords: Point of Sale, MSME, Application Mobile, Barcode, Multi Outlet, Sales Transaction, Inventory, QRIS
| S250930017 | 607.2 BAN i | Perpustakaan STMIK AMIKBANDUNG | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain